Introduction

About/Background

Sustainable Development Goals atau SDGs merupakan kerangka pembangunan baru yang mengakomodasi semua perubahan yang terjadi pasca MDGs-2015. Hal ini terutama berkaitan dengan perubahan situasi dunia mengenai isu sumber daya alam, kerusakan lingkungan, perubahan iklim, perlindungan sosial, pangan dan energi serta pembangunan yang lebih berpihak pada kaum miskin. SDGs memiliki sasaran yang lebih universal dan bertujuan untuk memenuhi tantangan masa depan dunia.
Kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam SDGs. Kerangka kerja SDGs mendorong berbagai program terkait untuk tercapainya penurunan angka kematian ibu dan bayi, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, pencegahan penyalahgunaan obat, dan pencapaian akses semesta serta universal health coverage. Melalui tujuan SDGs diharapkan dapat meningkatkan pembangunan kesehatan dan menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.
Integrasi dan komitmen dari seluruh sektor terkait mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan merupakan kunci dari keberhasilan SDGs disuatu negara, termasuk di Indonesia. Tersediannya data dan informasi yang akurat dan disajikan secara cepat dan tepat waktu diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan dalam keberhasilan mencapai tujuan SDGs di Indonesia.
Informasi kesehatan diartikan sebagai data kesehatan yang telah diolah atau diproses menjadi bentuk yang mengandung nilai dan makna yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan dalam mendukung pembangunan kesehatan. Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan tatanan pengalihbentukan data menjadi informasi kesehatan bagi keperluan pengambilan keputusan sehingga dapat dilakukan berbagai bentuk rangkaian tindakan pembangunan kesehatan. Data dan informasi inilah yang kemudian menjadi acuan dalam proses manajemen, pengambilan keputusan, perencanaan, dan akuntabilitas.

Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin untuk pencapaian tujuan program. Pemanfaatan teknologi informasi seperti cloud computing, mobile health, telehealth dan biotechnology diharapkan dapat mempercepat arus data dan menghasilkan informasi yang cepat dan valid. Suatu SIK yang terkonsep dan terstruktur dengan baik serta didukung teknologi informasi yang tepat akan menghasilkan keluaran yang baik juga.
Implementasi SIK dan teknologi informasi di Indonesia masih menemui kendala. Kesenjangan integrasi sistem, kualitas data dan informasi, konsistensi dan standarisasi, keberagaman sumber daya termasuk sumber daya manusia, akses dan fasilitas masih menjadi permasalahan dalam pemanfaatan SIK di Indonesia. Berbagai upaya perlu terus dilakukan agar SIK dan teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara optimal.
Forum Informatika Kesehatan Indonesia (FIKI) merupakan wadah bagi para praktisi, penentu kebijaan, akademisi, peneliti, developer dan user untuk dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman serta perkembangan terkini tentang SIK dan teknologi informasi. Forum ini juga menjadi wadah dalam mendiskusikan permasalahan dan alternatif solusi permasalahan yang terjadi beserta tantangan kedepan dalam peran SIK dan teknologi informasi dalam perannya untuk pembagunan kesehatan.
FIKI merupakan kegiatan dua tahunan dan mengusung tema yang menjadi current issues serta strategis untuk upaya pembangunan kesehatan. FIKI pertama diadakan pada tahun 2010 di Yogyakarta dengan tema Strengthening Health Workforce Toward Integration and Standardization of Health Information System. Kegiatan tersebut berhasil digelar oleh SIMKES, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Pada tahun 2011, FIKI kedua diselenggarakan oleh Clinical Epidemiology and Evidence Based Medicine (CEEBM) Ciptomangunkusumo Hospital – Faculty of Medicine University of Indonesia, Jakarta dengan tema Informatioan System to Support Evidence Based Medicine and Community Health. Universitas Dian Nuswantoro, Semarang menyelenggarakan FIKI ketiga tahun 2013 dengan tema Health Information System to Succeed the Enactment of Indonesia Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Semesta). Tahun 2015, FIKI ke-4 diselenggarakan kembali olehSIMKES di Yogyakarta dengan tema ‘eHealth and mHealth: innovation for sustainable health (sHealth)’.

CLOSE
CLOSE